Jakarta – Berbagai perusahaan teknologi kian tercekik oleh jeratan krisis ekonomi global. Menyusul vendor-vendor raksasa lainnya, kini giliran Toshiba, Hitachi, dan NEC bersiap melakukan PHK untuk menghemat ongkos perusahaan.

Dikutip detikINET dari TechRadar, Minggu (1/2/2009), langkah tersebut terpaksa dilakukan seiring buruknya performa finansial mereka. Menurunnya daya beli konsumen rupanya benar-benar merugikan perusahaan teknologi tersebut sehingga produknya kurang laris di pasaran.

Hitachi mengatakan bahwa kemungkinan, mereka bakal memangkas sampai 7000 karyawannya. Adapun Toshiba mengumumkan berencana memberhentikan sekitar 5000 pekerja part time.

Sementara perusahaan NEC sepertinya paling parah diterjang krisis. Sebab, mereka berniat bakal memangkas sejumlah 20.000 pekerja. Jumlah tersebut berarti sekitar 7 persen dari total karyawan mereka.